Hidup di Jepang
Yang perlu kamu tahu sebelum berangkat, dijelaskan dengan jujur.
Bekerja di Jepang berarti juga hidup di Jepang.
Ada hal yang menyenangkan, ada juga yang tidak mudah. Di halaman ini, kami menceritakan keduanya dengan jujur. Sebelum rasa cemas datang, temukan jawabannya di sini. Jika kamu tahu lebih dulu, kamu bisa bersiap. Dan jika kamu siap, rasa cemas akan jauh berkurang.
Contoh Satu Hari
Ini bukan kisah orang tertentu, melainkan contoh hari yang umum dijalani pekerja di Jepang.
- Pagi
Bangun di asrama. Di musim dingin, napasmu terlihat putih karena udara yang dingin.
- Berangkat kerja
Bersepeda bersama rekan kerja ke tempat kerja, sambil menaati lampu lalu lintas.
- Bekerja
Menyapa senior dengan salam pagi dalam bahasa Jepang. Jika ada yang tidak dipahami, langsung bertanya.
- Siang
Makan bekal yang kamu masak sendiri.
- Sore
Mampir ke supermarket. Di beberapa toko, bumbu Indonesia juga bisa ditemukan. Menjelang malam, beberapa makanan diberi label potongan harga.
- Malam
Memilah sampah dan menyiapkannya untuk dibuang besok pagi. Sebelum tidur, panggilan video dengan keluarga di Bali.
- Hari libur
Pergi naik kereta bersama teman-teman dan menikmati pemandangan musim.
Kehidupan Sehari-hari
Musim dan Cuaca
Jepang memiliki empat musim: bunga sakura di musim semi, festival di musim panas, daun merah di musim gugur, dan salju di musim dingin.
- Yang perlu kamu tahu: Musim dingin jauh lebih dingin dari yang dibayangkan orang Bali. Di beberapa daerah, salju turun cukup tebal. Musim panasnya lembap dan panas.
Tempat Tinggal
Banyak pekerja tinggal di asrama perusahaan atau menyewa kamar bersama rekan kerja.
- Yang perlu kamu tahu: Kamar di Jepang biasanya lebih kecil dari rumah di Bali. Dindingnya tipis, sehingga suara mudah terdengar ke tetangga.
Makanan
Makanan Jepang sehat dan beragam. Banyak pekerja memasak sendiri. Bumbu dan bahan makanan Indonesia bisa dibeli di toko tertentu atau lewat belanja online.
- Yang perlu kamu tahu: Sebagian orang butuh waktu untuk terbiasa dengan rasanya. Makan di luar setiap hari juga tidak praktis untuk jangka panjang. Bagi yang menghindari daging babi atau alkohol, label dan toko halal kini semakin mudah ditemukan, tetapi kamu tetap perlu tahu cara memeriksanya.
Memilah Sampah
Di Jepang, sampah dipilah sesuai jenisnya dan dibuang pada pagi hari yang ditentukan, di tempat yang sudah ditetapkan.
- Jenis utama: sampah yang bisa dibakar (sisa makanan, kertas), sampah yang tidak bisa dibakar, sampah daur ulang (kaleng, botol kaca, botol plastik), dan sampah besar (seperti perabot).
- Aturannya berbeda di setiap kota. Saat pindah, mintalah jadwal pembuangan sampah di daerahmu dan pelajari.
- Di beberapa daerah, kamu harus memakai kantong sampah khusus. Untuk sampah besar, kamu perlu mendaftar lebih dulu, dan biasanya ada biayanya.
- Yang perlu kamu tahu: Jika dibuang dengan cara yang salah, sampah tidak akan diangkut dan akan ditinggalkan. Hal ini juga bisa memengaruhi hubunganmu dengan tetangga.
Perbedaan Kecil dalam Kehidupan Sehari-hari
- Di rumah dan beberapa tempat, alas kaki dilepas sebelum masuk.
- Di kamar mandi, badan dicuci dulu sebelum masuk ke bak air panas. Cara memakai toilet juga sedikit berbeda.
- Di supermarket, beberapa makanan diberi label potongan harga menjelang malam. Ini bisa membantu kamu berhemat.
Dokumen dan Keuangan
Kartu Izin Tinggal (Zairyu Card)
Warga asing yang tinggal di Jepang akan menerima kartu izin tinggal.
- Yang perlu kamu tahu: Kartu ini wajib selalu dibawa. Jika tidak membawanya, kamu bisa dikenai sanksi. Jangan pernah meminjamkan atau memberikannya kepada orang lain.
Pendaftaran Alamat
Setelah tempat tinggalmu ditentukan, kamu harus melaporkan alamat ke kantor kota dalam 14 hari.
Rekening Bank, Ponsel, dan Kirim Uang ke Keluarga
- Kamu memerlukan rekening bank untuk menerima gaji dan ponsel untuk berkomunikasi. Perusahaan atau petugas pendamping akan membantu proses pembuatannya.
- Ada beberapa cara mengirim uang ke keluarga. Pilihlah cara yang aman dan resmi.
Memahami Slip Gaji
- Banyak orang kaget karena gaji yang diterima lebih kecil dari yang dibayangkan. Ini karena pajak, asuransi kesehatan, dana pensiun, dan lainnya dipotong langsung dari gaji.
- Untuk dana pensiun, ada sistem di mana sebagian dapat diklaim kembali saat pulang ke Indonesia, dengan syarat tertentu.
Keamanan
Transportasi dan Aturan Lalu Lintas
Kereta dan bus di Jepang sangat praktis. Banyak orang juga pergi bekerja dengan sepeda.
- Yang perlu kamu tahu: Di Jepang, pengendara sepeda wajib menaati aturan lalu lintas, sama seperti kendaraan lain. Menerobos lampu merah, bersepeda sambil melihat ponsel, berboncengan, atau tidak menyalakan lampu di malam hari termasuk pelanggaran. Pelanggar harus membayar denda, dan jumlahnya tidak kecil. Bersepeda setelah minum alkohol bisa dikenai hukuman yang jauh lebih berat.
Gempa, Topan, dan Kesiapsiagaan Bencana
- Jepang sering mengalami gempa dan topan. Namun, bangunan di Jepang dibuat tahan gempa, dan sistem kesiapsiagaan bencananya sudah tertata.
- Yang perlu kamu tahu: Cara melindungi diri saat gempa, lokasi tempat evakuasi, dan peringatan darurat yang dikirim ke ponsel.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan, Demi Melindungi Dirimu
- Jangan pernah meminjamkan atau menjual kartu izin tinggal atau rekening bankmu kepada orang lain. Itu termasuk tindak kejahatan.
- Jangan bekerja di luar pekerjaan yang diizinkan. Waspadai tawaran kerja sampingan. Hal ini bisa membuat izin tinggalmu dicabut.
- Jangan tergoda tawaran yang menjanjikan uang dengan mudah.
Hati dan Kesehatan
Ibadah dan Keyakinan
Di Jepang ada masjid, gereja, dan tempat ibadah lainnya. Bagi umat Hindu, sembahyang juga bisa dilakukan di tempat tinggal. Waktu ibadah di tempat kerja bisa dibicarakan dengan atasan. Jika kamu berpuasa di bulan Ramadan, sebaiknya bicarakan juga dengan tempat kerja lebih dulu.
- Yang perlu kamu tahu: Tempat ibadah tidak selalu dekat seperti di Bali atau di Indonesia.
Sakit atau Cedera
Layanan kesehatan di Jepang bisa diandalkan. Pekerja umumnya ikut asuransi kesehatan, sehingga lebih mudah untuk berobat.
- Yang perlu kamu tahu: Di rumah sakit, kamu perlu menjelaskan keluhanmu dalam bahasa Jepang.
Saat Ada Masalah atau Rindu Rumah
Di Jepang ada banyak teman sesama orang Indonesia. Kamu bisa berbicara dengan keluarga lewat panggilan video kapan saja. Ada juga tempat untuk berkonsultasi jika menghadapi masalah.
- Yang perlu kamu tahu: Di bulan-bulan pertama, banyak orang merasa rindu rumah. Itu hal yang wajar.
Tempat Kerja
Komunikasi di Tempat Kerja
- Di tempat kerja Jepang, melapor, memberi kabar, dan berkonsultasi sangat penting. Jika ada yang tidak kamu pahami, langsung bertanya. Bertanya bukan hal yang tidak sopan.
- Di daerah tertentu ada dialek lokal yang awalnya sulit didengar. Seiring waktu, kamu akan terbiasa.
Semakin siap, semakin ringan.
Hidup di Jepang akan terasa lebih mudah jika kamu sudah mempersiapkannya. Ada yang ingin kamu tanyakan? Hubungi kami lewat WhatsApp.