Program Sistem Magang Gaji di Jepang Perjalanan Keunggulan FAQ Untuk Orang Tua Cek 1 Menit Chat WhatsApp
← Beranda

Cara Mengenali Penipuan Kerja ke Jepang

Hal yang wajib kamu cek sebelum membayar apa pun.

Penipuan dengan janji kerja ke Jepang benar-benar terjadi. Yang jadi korban adalah anak muda yang serius ingin mengubah hidupnya.

Di halaman ini, kami menjelaskan modus yang sering dipakai dan cara mengeceknya sendiri, supaya kamu bisa menghindarinya sebelum terlambat.

Informasi per September 2026.

Modus yang Sering Dipakai

  • "Berangkat pakai visa turis, nanti kerja di sana." Bekerja dengan izin tinggal jangka pendek untuk wisata (termasuk bebas visa) itu ilegal. Jika ketahuan, kamu bisa dideportasi dan tidak bisa masuk Jepang untuk waktu tertentu.
  • "Bisa langsung berangkat, tidak perlu belajar." Untuk visa kerja resmi, kamu perlu lulus ujian bahasa Jepang (misalnya JFT-Basic atau JLPT) dan memenuhi syarat lainnya.
  • "Pasti lulus" atau "sertifikat bisa dibeli". Ujian resmi harus diikuti sendiri. Hasil ujian tidak bisa didapat dengan membayar.
  • Janji gaji sangat tinggi, tapi pekerjaannya tidak jelas. Nama perusahaan, jenis pekerjaan, dan syarat kerja tidak pernah diberikan secara tertulis.
  • Diminta uang jaminan atau tanda tangan kontrak denda. Untuk Tokutei Ginou, aturan Jepang melarang penarikan uang jaminan dan kontrak denda (menurut Badan Imigrasi Jepang).
  • Didesak untuk cepat membayar. "Kalau bayar hari ini, tempatmu aman." Keputusan penting tidak perlu dibuat dalam satu hari.

Cek Ini Sebelum Membayar

  • Apakah nama lembaga, alamat, dan pemimpinnya nyata? Apakah kamu bisa datang langsung ke kantornya?
  • Apakah status izinnya dijelaskan dengan jujur? Jika masih dalam proses pengajuan, apakah mereka mengatakannya dengan jelas?
  • Apakah rincian biaya diberikan secara tertulis?
  • Apakah mereka bisa menjelaskan jenis visamu, misalnya Tokutei Ginou atau Ikusei Shuro?
  • Apakah kamu boleh mendengarkan penjelasan bersama keluargamu?

Jika salah satu jawabannya "tidak", berhenti dulu dan pikirkan kembali.

Komitmen LPK Dewata Academy

  • Izin LPK kami masih dalam proses pengajuan, dan kami menuliskannya dengan jujur di situs ini.
  • Pendiri kami tampil dengan nama dan wajah asli. Program pendidikan kami dibimbing oleh Prof. Ken Okihara, Profesor Emeritus Universitas Hiroshima.
  • Kami tidak menjanjikan kelulusan atau pekerjaan.
  • Setelah sekolah dibuka, kamu dan keluargamu dipersilakan datang, melihat tempat kami, dan bertanya langsung.

Jika Kamu Sudah Menjadi Korban

  • Hentikan pembayaran berikutnya.
  • Simpan semua bukti: chat, bukti transfer, dan dokumen.
  • Laporkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat atau ke polisi.

Ragu dengan tawaran kerja ke Jepang?

Tanyakan saja lewat WhatsApp. Konsultasi gratis, tanpa komitmen.